Manfaat Taman Kanak – Kanak Bagi Anak Usia Dini

Taman kanak – kanak atau TK merupakan suatu tempat bagi anak usia dini untuk mengenyam bangku pendidikan sebelum masuk SD. Pada umumnya, anak – anak yang belajar di TK berusia 3 – 6 tahun. Berbagai pembelajaran diajarkan melalui lembaga ini. Tidak heran bahwa TK menjadi salah stau pilihan yang sangat tepat bagi pendidikan anak usia dini.

Berikut ini adalah beberapa manfaat TK bagi anak usia dini yang jarang diketahui.

  • Manfaat Kognitif

Setiap anak memiliki kemampuan kognitif yang berbeda – beda. Dengan belajar di TK, guru akan bisa memetakan tingkatan kognitif anak. Hal ini selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan langkah pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan kognitifnya. Terutama jika orangtua suportif, maka anak akan bisa mencapai kemampuan maksimalnya.

Selain mengerti kapasitas anak, guru dan orangtua juga akan bisa mengetahui gaya belajar anak. Bagaimana pencapaian bisa berkaitan dengan gaya belajar? Contohnya jika anak memiliki gaya belajar audio dimana apa yang didengarkannya akan measuk ke otak dengan cepat. Maka suasana belajar anak tidak boleh terlalu ramai. Jika anak belum bisa membaca, teknik mendongeng adalah cara yang tepat.

  • Manfaat Intrapersonal

Kecerdasan intrapersonal adalah kecerdasan yang berkaitan dengan self control. Seseorang yang mempunyai pengendalian diri yang cukup atau baik akan menjadi bijaksana. Sebalinya, orang yang pengendalian dirinya kurang akan cenderung sering marah, tidak sabaran, kurang bijaksana dan subjektif.

Pada lingkungan TK, anak melihat temannya yang baik, suka memberi, nakal dan sebagainya. Dengan pengajaran yang cukup, mereka akan bisa memetakan mana contoh yang baik dan tidak. Biasanya, pada usia TK anak – anak yang pintar cenderung penurut dan sebaliknya. Oleh karena itu, sosok teman sebaya dalam masa usia dini sangat penting sebagai referensi mereka dalam bersikap.

  • Manfaat Interpersonal

Secara interpersonal atau hubungan diri sendiri dengan orang lain, TK adalah wadah dimana anak belajar mengenal anak – anak seusianya. Pada lingkungan keluarga, anak adalah satu – satunya manusia dengan rentang usia balita. Namun di TK akan banyak teman sebayanya dengan berbagai sifat. Dari sinilah anak mulai belajar konsep sosial dan peranannya dalam kelompok sosial.

Jika anak berhasil memiliki banyak teman di TK, maka kemampuannya menyesuaikan diri dengan lingkungan baru sudah cukup atau baik. Tetapi jika anak cenderung menyendiri dan malah mendapat perlakuan buruk dari temannya, hal ini perlu digarisbawahi oleh orangtua dan guru agar tidak menjadi masalah di kemudian hari.

Leave a Reply